Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (Dok. Antara).
JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan persediaan pangan di wilayahnya tetap aman meskipun beberapa daerah terdampak banjir. Menurutnya, produksi pangan Jateng masih surplus, bahkan mampu menopang kebutuhan nasional.
"Kondisi pangan kita surplus, swasembada pangan kita kuat," ujar Ahmad Luthfi dalam keterangan yang diterima di Semarang, Selasa (7/4).
Baca juga: Museum Batik Pekalongan Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Berikut Jam Operasionalnya
Jika ada sawah yang terdampak bencana, pemerintah telah menyiapkan skema perlindungan. "Kita cover dengan asuransi Jamkrida, sehingga petani kita dapat terangkat," katanya.
Data Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng per Maret 2026 menunjukkan neraca beras surplus 702.409 ton. Surplus juga terjadi pada komoditas daging dan telur periode Januari-Maret 2026.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, merinci capaian produksi hingga awal April 2026:
Frans sapaan akrabnya mengatakan, perhatian berikutnya adalah distribusi agar surplus bisa merata dan stabilitas harga terjaga.
Pemprov Jateng mengalokasikan berbagai program strategis 2026, termasuk bantuan benih, rehabilitasi irigasi tersier (334 paket), dan pembangunan irigasi perpipaan (75 paket).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA