Kelenteng Liong Hok Bio Kota Magelang (DOK/ANTARA).
JATENG - Kelenteng Liong Hok Bio merupakan salah satu ikon Kota Magelang yang terletak di kawasan alun-alun, pusat kota yang meliputi tiga kecamatan dan 17 kelurahan.
Baca juga: Tingkatkan Perekonomian, Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Perlu di Revitalisasi
Kelenteng ini didirikan pada 1864 oleh Kapiten Be Koen Wie atau Be Tjok Lok di atas tanah miliknya, yang dialihfungsikan menjadi rumah ibadah bagi umat Tri Dharma (Konghucu, Buddha, Tao). Di dekatnya terdapat kawasan "Pecinan" di Jalan Pemuda dengan deretan pertokoan.
Kelenteng juga berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya, terutama bagi masyarakat keturunan Tionghoa di Magelang.
Dalam rangkaian perayaan Tri Suci Waisak yang dipusatkan di Candi Borobudur, Kelenteng Liong Hok Bio menjadi lokasi pelaksanaan ritual pindapata (pengumpulan derma). Para biksu dari berbagai negara berjalan kaki dari kelenteng melewati kawasan Pecinan.
Pada 16 Juli 2014, bangunan kayu kelenteng ludes terbakar. Kelenteng dibangun kembali dengan bangunan baru yang megah tetapi tetap mempertahankan arsitektur asli dan diresmikan pada Februari 2018, menjelang Tahun Baru Imlek 2569 Kongzili.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA