Penanaman padi IPB13 Senopati oleh HA IPB Banyumas Raya di Desa Pegalongan, Banyumas (DOK/ANTARA).
JATENG - Himpunan Alumni IPB (HA IPB) Banyumas Raya menjembatani penerapan inovasi varietas padi unggul IPB13Senopati (IPB13S/Mapan IPB) kepada petani melalui penanaman perdana di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Minggu (28/6), di lahan seluas 1 hektare.
Wakil Ketua HA IPB Banyumas Raya, Kukuh Rasiyanto, mengatakan IPB13S berumur genjah sekitar 85 hari dan berpotensi hasil mendekati 12 ton gabah per hektare.
Baca juga: BMKG Imbau Waspada Udara Dingin Saat Puncak Musim Kemarau
"Umur pendek memungkinkan tanam tiga kali setahun (IP300)," ujarnya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Banyumas, Yusuf Khanafi, mengatakan pengenalan varietas baru strategis mencapai target produksi 390.003 ton dari luas baku sawah 30.421 hektare.
IPB13S tahan wereng dan penyakit blas, produktivitas tinggi, beras premium pulen. Dinas Pertanian akan mendampingi petani melalui penyuluh.
Petani Amin optimistis. "Harapan kami hasil bagus, terhindar hama, hasil melimpah," katanya.
Ketua HA IPB Banyumas Raya, Prawoko Setyo Aji, mengatakan IPB13S hasil riset IPB University dengan potensi 11,55 ton GKG/ha.
"Kami ingin inovasi dapat diakses petani dan memberi manfaat nyata," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA