JATENG - Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-66 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggelar kampanye edukasi tentang pentingnya menu gizi seimbang sebagai fondasi mencetak Generasi Emas 2045.
Menurut Direktur RSUD Kabupaten Batang, Any Rusydiani, peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran orang tua akan pola makan sehat bagi anak-anak.
"Kami mengajak para ibu dan anak agar lebih peduli terhadap pola makan sehat. Edukasi menu gizi seimbang ini menjadi fokus utama untuk membangun generasi emas," ujar Any Rusydiani, Selasa (10/2).
Baca juga: Wakil Bupati Jepara Resmikan Dapur SPPG, Fokus Tingkatkan Kualitas Program Gizi
Rangkaian kegiatan HGN 2026 diawali dengan senam sehat, pembagian makanan bergizi untuk pasien anak, hingga seminar yang menyasar ibu-ibu pendamping anak usia sekolah dasar. “Para ibu berperan strategis sebagai ujung tombak pengaturan pola makan anak di rumah,” tambahnya.
Ditemani Dokter Spesialis Anak Tan Evi Susanti, Any Rusydiani menjelaskan bahwa konsep gizi saat ini telah bergeser dari "Empat Sehat Lima Sempurna" menjadi "Gizi Seimbang", yang menekankan pada pengaturan porsi dan variasi asupan.
“Sekarang bukan hanya soal apa yang dimakan, tetapi juga seberapa banyak kandungan gula, garam, lemak, protein, sayur, dan serat agar semuanya seimbang,” jelas Tan Evi Susanti.
Melalui seminar ini, diharapkan para ibu dapat menjadi agen perubahan (getok tular) yang menyebarkan pengetahuan gizi kepada lingkungan sekitar, terutama dalam mengatur kebiasaan jajan dan asupan nutrisi anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA