Dinas Kesehatan kota Semarang (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Program cek kesehatan gratis bagi anak-anak di Kota Semarang kini sudah menyasar sekitar 44.474 anak dari total 128.798 anak, data tersebut dikeluarkan per tanggal (7/8/2025), tak sedikit pula anak-anak yang setelah dicek terdeteksi beberapa penyakit.
Masalah kesehatan pada anak tak luput dari permasalahan gizi, sebanyak 734 anak atau berkisar 3,65 persen dari jumlah anak yang sudah di cek terdeteksi mengalami obesitas.
Sementara sekitar 1.387 anak atau 6,91 persen lainnya terdeteksi mengalami gizi buruk. Hal terdebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, M Abdul Hakam. Jumat (8/8/2025),
Baca juga: Anggota Polisi di Gorontalo Menghilang di Hari H Pernikahan
Selaim gizi juga terdapat permasalahan lain yang ditemukan pada saat cek kesehatan diantaranya permasalahan gigi yang mencatat sebanyak 8.262 anak
36,40 persen, kemudian anemia ringan 900 anak 18,06 persen, anemia sedang sebanyak 615 anak 12,34 persen, pre-diabetes sebanyak 585 anak 5,65 persen, hiperglikemias sebanyak 15 anak 0,14 persen.
Baca juga: Inilah Sejumlah Acara Peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah yang Perlu Kamu Ikuti
Melihat banyaknya permasalahan kesehatan yang dialami anak-anak di Kota Semarang, pihak Dinas Kesehatan kota Semarang akan terus memberikan edukasi tentang menjaga kesehatan, Diharapkan dengan edukasi tersebut anak dapat mengetahui bagaimana cara hidup sehat agar terhindar dari penyakit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng