JATENG - Jawa Tengah ditetapkan sebagai provinsi kedua yang memiliki jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Aktif sebanyak 335 SPPG yang tersebar di beberapa kabupaten/kotak di Jawa Tengah.
Pihak pemerintah provinsi Jawa Tengah akan terus meningkatkan standar pelayanan pada pelayanan pemenuhan gizi demi merealisasikan program akan bergizi gratis.
Program akan bergizi gratis, merupakan bukti nyata kepedulian pihak pemerintah dalam menjaga dan menangani kasus gizi kode anak generasi penerus bangsa.
Baca juga: Penjualan 'Monster Hunter Wilds' Disebut Turun, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat rapat koordinasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan jajaran pemerintah daerah se-Jawa Tengah, di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (31/7/2025), Selain itu beliau juga meminta kepada berbagai pihak seperti pemerintah kabupaten/kota dan badan gizi nasional, untuk bekerja sama demi merealisasikan makan bergizi gratis ini.
Terdapat rincian wilayah yang sudah menjadi sasaran program makan bergizi gratis ini yaitu. Banyumas (32 unit), Blora (21), dan Cilacap (16). Sebaliknya, daerah Batang, Pekalongan, Semarang, Rembang, Magelang, dan Banjarnegara, masih tergolong rendah dan menjadi prioritas intervensi Satgas MBG.
Baca juga: Telkomsel Cetak Prestasi Internasional Kategori Reputation Management Excellence
Sementara itu, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadang Hendrayudha, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gubernur Luthfi. Dia menegaskan, keberadaan BGN kini memiliki payung hukum yang kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng