JATENG - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran elpiji oplosan. Masyarakat diminta membeli elpiji hanya di pangkalan resmi Pertamina dan memeriksa segel hologram pada tabung.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, mengatakan segel hologram dapat dipindai untuk menampilkan informasi resmi produk.
Baca juga: Kelenteng Liong Hok Bio, Ikon Kota Magelang yang Berdiri Sejak 1864
"Jika hasil pemindaian tidak menampilkan data apa pun, produk tersebut patut diduga tidak resmi," ujarnya di Semarang, Selasa (7/4).
Imbauan ini menyusul keberhasilan Direskrimsus Polda Jateng dan Polres Karanganyar mengungkap sindikat pemalsuan elpiji yang menyuntikkan elpiji 3 kg bersubsidi ke tabung nonsubsidi di Semarang dan Karanganyar.
Pertamina terus bersinergi dengan Dinas Perdagangan dan kepolisian untuk memperkuat pengawasan distribusi LPG bersubsidi. Masyarakat juga diimbau ikut menjaga agar subsidi tepat sasaran.
"Kami sangat mengapresiasi langkah tegas Polri. Pengungkapan kasus ini penting agar peredaran elpiji tidak langka di masyarakat," katanya.
Masyarakat dapat mengecek pangkalan resmi terdekat melalui situs https://subsiditepat.mypertamina.id. Pertamina juga mengingatkan agar tidak tergiur harga miring dari pihak tak berizin.
Pengoplosan LPG merugikan negara, membahayakan keselamatan, dan dapat menyebabkan kelangkaan.
"Kita semua harus bersama-sama melawan praktik ini," pungkas Taufiq.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA