Sabtu, 14 FEBRUARI 2026 • 08:00 WIB

Pemkab Banyumas Pantau Harga Pangan Jelang Ramadhan, Stok Aman Meski Cabai Naik

Author

Kepala DPKUKM Banyumas, Gatot Eko Purwadi (Dok. Antara).

JATENG - Pemerintah Kabupaten Banyumas terus memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang Ramadhan. Meskipun harga cabai rawit merah sempat bergejolak akibat cuaca dan panen di sentra produksi, secara umum stok bahan pokok dalam kondisi aman.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Banyumas, Gatot Eko Purwadi, menjelaskan bahwa fluktuasi harga cabai rawit merah dipengaruhi faktor hujan yang menyebabkan petani menahan hasil panen, sehingga pasokan ke pasar berkurang.

Baca juga: Banyumas Percepat Penerapan Transaksi Nontunai di Keuangan Desa

“Sebenarnya tidak ada kenaikan signifikan. Harga di Banyumas saat ini berkisar Rp78 ribu per kilogram, di Pasar Manis Purwokerto sekitar Rp80 ribu. Kenaikan tidak merata dan hanya terjadi di sebagian pedagang,” ujarnya, Kamis (12/2).

Cuaca ekstrem juga mempengaruhi kualitas panen di daerah sentra seperti Banjarnegara dan Wonosobo. Beberapa tanaman cabai dilaporkan rontok akibat hujan deras. Meski begitu, pasokan dinilai masih mencukupi hingga Ramadhan.

Selain cabai, pemantauan juga dilakukan terhadap bawang merah dan kebutuhan pokok lainnya. Sempat ada laporan keterbatasan pasokan bawang merah di satu pasar, tetapi tidak berdampak luas.

DPKUKM Banyumas akan melakukan rekapitulasi dan evaluasi harga serta stok dari seluruh pasar tradisional, yang akan dilaporkan kepada Bupati pada Jumat (13/2). Pemkab juga berkoordinasi dengan kepolisian dan distributor untuk mengantisipasi lonjakan harga spekulatif.

“Kami terus pantau. Insya-Allah kebutuhan masyarakat Banyumas selama Ramadhan tetap tercukupi,” tegas Gatot.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU