Warga melintas di depan bangunan TK di Kecamatan Jekulo, Kudus, yang tergenang banjir (DOK/ANTARA).
JATENG - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat untuk memperbaiki 58 sekolah yang rusak akibat cuaca ekstrem, terutama hujan intensitas tinggi pada Maret 2025.
"Mayoritas sekolah terdampak adalah SD, sisanya KB, TK, dan SMP," jelas Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho, Minggu (8/2).
Baca juga: Gubernur Jateng: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Atasi Kemiskinan Ekstrem
Rincian kerusakan:
Kerusakan bervariasi dari tingkat ringan hingga sedang. Anggaran perbaikan masih dalam proses penghitungan berdasarkan detail engineering design (DED).
"Pengajuan bantuan telah disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena kerusakan terkait bencana alam cuaca ekstrem," kata Anggun.
Laporan juga telah diserahkan kepada Bupati Kudus Sam'ani Intakoris pada Januari 2026 sebagai tindak lanjut penanganan dampak bencana di sektor pendidikan.
Sebagai langkah awal, Disdikpora telah mengidentifikasi kebutuhan sekolah terdampak dan menyusun panduan penanganan saat dan pasca bencana agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
"Kami harap bantuan dari pusat segera terealisasi agar aktivitas pendidikan dapat berjalan aman dan nyaman kembali," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA