Selasa, 28 JULI 2026 • 11:38 WIB

Jateng Siap Jadi Pusat Industri Padat Karya, Manfaatkan Investasi dan Pelabuhan

Author

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan kerja BKSAP DPR RI di Semarang (DOK/ANTARA).

JATENG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan diri menjadi pusat industri padat karya baru dengan penguatan pelabuhan sebagai akses transportasi dan perdagangan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan Jateng menjadi salah satu daerah tujuan investasi, baik dalam maupun luar negeri, dan berpotensi menjadi pusat industri padat karya untuk bersaing dengan Vietnam yang mulai padat industri.

Baca juga: Pastikan Anak-Anak didaerahnya Bisa Sekolah, Gubernur Jateng Kembali Terapkan Sekolah Gratis

"Ada investor yang akan menarik beberapa industri padat karya dari Vietnam ke Jawa Tengah," ujarnya di Semarang, Rabu (1/7), usai menerima kunjungan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI.

Luthfi meminta dukungan BKSAP DPR untuk memperluas akses pasar internasional dan memperkuat infrastruktur logistik. Saat ini, dari sekitar 7 juta kebutuhan logistik kontainer yang berasal dari Jateng, baru sekitar 30% dilayani Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, sisanya bergantung pada pelabuhan di Jatim dan Jakarta.

Realisasi investasi Jateng triwulan I 2026 mencapai Rp23 triliun dengan serapan 92 ribu tenaga kerja, sementara 2025 mencapai Rp110 triliun dengan serapan 274 ribu tenaga kerja.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh mengatakan Jateng berpotensi memperluas pasar ekspor setelah perjanjian dagang Indonesia-Uni Eropa berlaku efektif 2027.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU