Kepala Koperas dan UKM (Dindagkop UKM) Blora, Kiswoyo (DOK/ANTARA).
JATENG - Nilai ekspor Kabupaten Blora pada triwulan I 2026 mencapai 1,4 juta dolar AS (sekitar Rp23,81 miliar), meningkat 75,8% dibanding periode yang sama tahun 2025 (795.809 dolar AS / Rp13,06 miliar).
Baca juga: Pemkot Pekalongan dan BI Tingkatkan SDM Petani, Target Produksi 9.538 Ton Padi 2026
Kepala Koperas dan UKM (Dindagkop UKM) Blora, Kiswoyo, mengatakan peningkatan ekspor ditopang tiga komoditas unggulan:
"Produk olahan daun kelor banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku herbal, suplemen kesehatan, hingga kosmetik," ujarnya di Blora, Selasa (30/6).
Blora juga memperoleh kuota pendampingan bagi 25 pelaku usaha melalui Export Center Surabaya untuk mencetak eksportir baru.
Produk ekspor Blora kini menembus Asia, Eropa, Timur Tengah, Australia, dan Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA