Selasa, 31 MARET 2026 • 07:00 WIB

Tanah Longsor Kembali Tutup Akses Jalan Damarwulan-Tempur di Jepara

Author

Kondisi longsor di Jalan Damarwulan-Tempur, Desa Damarwulan, Keling, Jepara, Jawa Tengah (DOK/ANTARA).

JATENG - Bencana tanah longsor kembali terjadi di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Kamis (26/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Longsor ini menutup total akses Jalan Damarwulan-Tempur, merupakan longsor susulan setelah kejadian serupa sebelumnya.

Baca juga: Solo Safari Gelar Safari Raya Festive Selama Libur Lebaran

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengatakan longsor dipicu hujan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari terakhir dan kondisi tanah yang labil. Longsoran berasal dari tebing setinggi 100 meter dengan lebar tiga meter, menutup seluruh badan jalan.

"Akses utama Damarwulan menuju Tempur saat ini tidak bisa dilalui. Jalur ditutup total demi keselamatan," ujarnya, Jumat (27/3).

Sebagai alternatif, masyarakat diarahkan melalui jalur Kaliombo-Rimong via Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Namun jalur ini lebih jauh, sempit, dan banyak tikungan tajam.

BPBD bersama instansi terkait telah melakukan asesmen, koordinasi, dan pengerahan sumber daya. Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat untuk membersihkan material.

Camat Keling, Lulut Andi Ariyanto, menambahkan ini merupakan longsor susulan setelah bencana sebelumnya pada 10 Maret. Pengecekan lokasi telah dilakukan untuk memastikan keamanan alat berat. Jalur alternatif diusulkan agar diperlebar.

Cuaca Jumat pagi hingga pukul 10.00 WIB dilaporkan cerah, namun masyarakat tetap diimbau waspada terhadap longsor susulan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU