Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 08:00 WIB

Baznas Temanggung Luncurkan Program ZMart untuk Ubah Mustahik Jadi Pengusaha Mandiri

Author

Ilustrasi kegiatan pemberdayaan ekonomi umat melalui program ZMart (DOK/ANTARA).

JATENG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung bersama Baznas RI meluncurkan program ZMart, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi untuk mengembangkan warung milik penerima zakat (mustahik) agar lebih mandiri, kompetitif, dan bahkan berpotensi menjadi pemberi zakat (muzakki).

"Program ini bertujuan memperkuat kemandirian mustahik melalui pendampingan yang komprehensif," ujar Wakil Ketua Baznas Temanggung, Abdulloh Yusron Avesina, Senin (2/2).

Baca juga: Kolaborasi Baznas dan Bupati Wonosobo Jaga Keberlangsungan Hidup Pemulung

Bantuan yang diberikan tidak sekadar modal, tetapi mencakup renovasi fisik toko, pembangunan branding, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan intensif. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas mustahik dalam mengelola usaha ritel mikro secara profesional, sehingga dapat bersaing dengan ritel modern dan platform digital.

"Harapannya, mustahik tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang berkelanjutan dan lepas dari kemiskinan, terutama di wilayah perkotaan," tambah Abdulloh.

Di Temanggung, program ini menjangkau 40 penerima manfaat, 30 dari Baznas RI dan 10 dari Baznas Temanggung, dengan bantuan senilai Rp8 juta per penerima. Selain bantuan barang dan branding, peserta juga mengikuti Latihan Dasar Kewirausahaan (LDK) sebagai fondasi penting memulai usaha.

"Melalui ZMart, kami ingin mengubah mustahik dari penerima bantuan menjadi pelaku usaha mandiri yang suatu hari bisa menjadi muzakki," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU