JATENG - Pemerintah Kota Semarang terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dengan memperkuat kolaborasi bersama berbagai pihak terkait.
Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti, Senin (8/12), menyampaikan bahwa Semarang memiliki potensi besar sebagai kota budaya, sejarah, dan kreativitas. Karena itu, pemerintah fokus memperkuat penyelenggaraan event, penataan kawasan wisata, serta kerja sama lintas sektor.
Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan posisi Semarang sebagai kota dengan kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Tengah, sekaligus merespons dinamika pariwisata sepanjang 2024. Kenaikan kunjungan wisata turut dipengaruhi oleh event unggulan, perbaikan destinasi, dan promosi digital yang konsisten dijalankan pemerintah.
Baca juga: PT KAI Siapkan 320 Ribu Kursi untuk Penumpang di Daop Semarang Selama Libur Akhir Tahun
Event besar seperti Festival Kota Lama, Festival Wayang Orang, Dugderan, dan Semarang Night Carnival disebut menjadi daya tarik utama, terutama saat libur panjang. Pemerintah juga menyiapkan kalender event lebih awal dan menyebarkannya melalui hotel, biro perjalanan, media digital, dan komunitas.
Dari sisi destinasi, penataan terus dilakukan di kawasan Kota Lama, Simpang Lima, ruang publik, hingga area revitalisasi Semarang Lama untuk meningkatkan kenyamanan, kebersihan, keamanan, dan kualitas pengalaman wisatawan.
Selain itu, promosi digital diperkuat melalui media sosial resmi Pemkot Semarang, kolaborasi dengan kreator konten, serta publikasi video pendek dan kampanye tematik. Upaya ini dinilai efektif menarik wisatawan muda dan memperluas jangkauan promosi kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA