Sabtu, 08 NOVEMBER 2025 • 11:00 WIB

Panen Raya Jagung di Kalimiru: Wabup Dion Apresiasi Semangat dan Inovasi Petani Purworejo

Author

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi mencoba mesin panen jagung modern bersama petani saat Panen Raya di Desa Kalimiru, Bayan (Pemkab Purworejo).

JATENG - Suasana penuh semangat terasa di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, pada Selasa (28/10/2025), ketika para petani bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo dan Forkopimda menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III. Acara ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2025.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi hadir langsung di tengah para petani. Ia didampingi Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Imam Purwoko, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Dion menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Purworejo atas dukungan nyata mereka dalam program ketahanan pangan nasional.

“Kami berterima kasih atas prakarsa dan pendampingan Polres dalam mendukung program ketahanan pangan sesuai arahan Bapak Presiden,” ujarnya.

Dion juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mengurangi ketergantungan impor jagung. Ia menjelaskan, hingga tahun 2024 Indonesia masih harus mendatangkan jagung dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Namun, Presiden Prabowo Subianto menargetkan agar pada tahun 2025 Indonesia sudah mandiri, bahkan siap mengekspor pada tahun berikutnya.

“Ini pekerjaan besar bagi kita semua,” tegas Dion. “Produksi jagung di Purworejo sempat menurun karena banyak petani kembali menanam padi. Tapi dengan sinergi antara pemerintah daerah, Polres, dan Kodim, kita optimistis bisa mendukung target nasional ini.”

Baca juga: Percepatan Operasionalisasi KDMP, Komitmen Pemkab Purworejo Tingkatkan Kesejahteraan Desa

Salah satu kunci yang disorot Dion adalah modernisasi pertanian. Ia menilai Desa Kalimiru telah menjadi contoh sukses melalui kerja sama dengan BUMDesma Kecamatan Bayan, yang melaksanakan panen jagung pertama di Purworejo menggunakan corn harvester atau mesin pemanen jagung otomatis.

“Langkah inovatif dari Kepala Desa Kalimiru dan BUMDesma ini bisa menjadi inspirasi. Pertanian modern seperti ini harus diperluas ke komoditas lain,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano turut mengapresiasi semangat para petani di Kalimiru yang terbuka terhadap inovasi teknologi. Ia menyebut penggunaan drone ‘Garengpung’ untuk penyemprotan hama, serta penggunaan conseder dan kultivator saat penanaman, sebagai wujud nyata pertanian modern yang efisien dan ramah generasi muda.

“Anak muda zaman sekarang akrab dengan teknologi dan gadget. Kalau pertanian dihubungkan dengan teknologi seperti ini, saya yakin mereka akan lebih tertarik turun ke sawah,” ungkap Kapolres.

Panen raya di Kalimiru bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga simbol perubahan cara pandang terhadap dunia pertanian, dari pekerjaan tradisional menjadi sektor modern yang menjanjikan dan membanggakan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Purworejo

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU