JATENG - Batik menjadi salah satu karya yang sudah ada sejak lama, dan menjadi salah satu karya terbaik di Jawa Tengah.
Khususnya Batik Rifa’iyah yang berasal dari kabupaten Batang, menjadi salah satu batik tertua, dengan motifnya yang beragam.
Demi kelestarian dan menjaga Batik Rifa’iyah agar tetap dapat dikenal oleh generasi penerus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batang, mendokumentasikan motif-motif dari Batik Rifa’iyah.
Batik asal batang ini juga sempat di pamerkan pada event Inacraft 2025 di Jaarta beberapa waktu lalu.
Selain dokumentasi dan mengikutkannya ke dalam sebuah event pameran Dekranasda juga mengadakan lomba desain batik.
Baca juga: Saka Antinarkoba Kendal Masa Bakti 2024-2029 Resmi Dilantik di Pendapa Tumenggung Bahurekso
Ujar ketua Dekranasda bahwa pihaknya juga mendongementasikan beberapa motif dari Batik Rifa’iyah yang kemudian mendaftarkannya ke badan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Kini Batik Rifa’iyah, sudah terdaftar di badan Arsip sekitar 16 motif di antaranya Banji, Tambal, Pelo Ati, Materos, Kotak Kitir, Gemblong Sak Iris, Pecinan dan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng