JATENG - Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan memyalurkan Bantuan kepada buruh tani tenbakau. Terdapat 779 orang menerima bantjan langsung tunai tersebut, dan masing-masing mendapat Rp.600.000.
Dana bantuan bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).
Dari sebanyak 779 Buruh Tani penerima BLT, terbagi kedalam beberapa wilayah tempat pembagiannya diantaranya. 668 penerima di Kecamatan Kecamatan Petungkriyono, 86 penerima di Paninggaran, 25 orang buruh tani di wilayah Kandangserang,
Baca juga: TNI dan Pemkot Magelang Bersinergi Bangun Desa lewat TMMD Sengkuyung III
Dengan pemberian bantuan ini diharapkan para buruh tani tembakau dapat meningkatkan kinerjanya dalam menanam tembakau agar hasilnya lebih banyak dan memuaskan.
Dari ketika tempat yang dijadikan untuk penyerahan bantuan secara simbolis tersebut para buruh tani itu berasal dari berbagai Desa seperti.
Baca juga: PADI 2025 Tarik 133 Ribu Pengunjung, Temanggung Catat Omzet Miliaran
59 orang buruh tani tembakau dari Desa Curugmuncar, 294 orang dari Desa Simego, 68 orang dari Desa Songgodadi, 138 orang dari Desa Tlogohendro, 84 orang dari Desa Tlogopakis, dan 25 orang dari Desa Yosorejo. 40 orang dari Desa Domiyang, 25 orang dari Desa Kaliboja, dan 21 orang dari Desa Tenogo.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Pekalongan, Doedy Budhi Purwanto, berpesan kepada penerima BLT untuk menggunakan uang dengan bijak dan tidak menggunakan untuk hal-hal negatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan