Greenhouse wisata petik melon BUMDes Nglumut, Srumbung, saat masa panen melon (Pemkab Magelang).
JATENG - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nglumut Sejahtera di Desa Nglumut, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, sukses mengembangkan budi daya melon hidroponik. Keberhasilan ini menjadi destinasi wisata petik buah sekaligus motor penggerak ekonomi desa.
Kepala Desa Nglumut, Imron Suheri, saat panen perdana, Jumat (22/5), mengatakan hasil pertanian ini dikelola BUMDes dan sebagian masuk pendapatan asli desa (PADes).
Baca juga: Sekolah Rakyat Temanggung Prioritaskan Anak Putus Sekolah dari Keluarga Miskin Ekstrem
Dalam satu pekan, diperkirakan lebih dari 500 wisatawan berkunjung untuk memetik melon langsung, menikmati salak, sabo dam, camping ground, kafe, hingga tubing dengan pemandangan Gunung Merapi.
"Sudah banyak yang booking tempat untuk merasakan manisnya, renyahnya melon ini. Sensasinya petik sendiri," ujar Imron.
Ketua BUMDes Nglumut Sejahtera, Eko Sigit Nugroho, mengungkapkan greenhouse seluas 9,5 x 24 meter berisi 500 batang melon jenis Sweet Lavender dan Sunny, dengan sistem rakit apung.
"Kami kejar kualitas, bukan kuantitas. Satu batang hanya satu buah. Bobot rata-rata 1,8-2 kg, terutama yang lavender," ujarnya.
Harga wisata petik melon: Rp30.000 per kilogram.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Magelang