JATENG - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Tempuran, Magelang, Kamis (9/4). Acara ini dihadiri Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Wakil Bupati Sahid, Ketua DPRD Sakir, serta jajaran OPD terkait.
Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sekab Teddy Indra Wijaya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Komisaris Utama VKTR Anindya Bakrie, dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
Baca juga: Pemkot Pekalongan Terus Kebut Perbaikan Jalan Demi Kenyamanan Masyarakatnya
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya kemandirian energi sebagai fondasi menuju Indonesia yang kuat dan berdaulat.
"Jika kita ingin benar-benar merdeka, bertahan, dan maju, maka kita harus mandiri. Energi adalah kunci utama," ujarnya.
Pemerintah mendorong peralihan dari energi karbon ke energi bersih, termasuk pemanfaatan listrik dan biofuel. Target kapasitas energi 100 gigawatt dalam beberapa tahun ke depan, disertai pengurangan bahan bakar fosil.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyambut baik peresmian ini dan berharap pabrik tersebut segera menyerap tenaga kerja lokal.
"Harapannya dengan peresmian pabrik ini, segera menambah peluang lapangan pekerjaan dan menyerap banyak tenaga kerja di Kabupaten Magelang, sehingga pertumbuhan ekonomi segera tumbuh," ungkap Grengseng.
Komisaris Utama VKTR, Anindya Bakrie, mengatakan pengembangan kendaraan listrik adalah langkah strategis menuju dekarbonisasi dan ketahanan energi. Target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ditingkatkan menjadi 60 persen dalam waktu dekat, dan hingga 80 persen pada tahap lanjutan.
"Bagi kami, agenda ini bukan pilihan, melainkan keniscayaan strategis bagi Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Magelang