JATENG - Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan komitmennya mendukung sektor perikanan, terutama perikanan tangkap laut yang menjadi andalan daerah. Komitmen ini diwujudkan dengan hadir dalam tradisi sedekah laut di TPI Unit II, Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Minggu (29/3).
Baca juga: Tingkatkan Perekonomian, Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Perlu di Revitalisasi
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan kehadiran pemerintah bukan hanya menghormati budaya lokal, tetapi juga mendoakan keberkahan nelayan agar hasil melimpah, harga baik, dan pemasaran lancar.
Kinerja perikanan tangkap Pati 2025:
Komoditas terbesar:
Alat tangkap yang digunakan nelayan meliputi pukat cincin, pancing, jaring cumi, jaring insang, trammel net, krikit (dogol), hingga bubu. Secara umum, pukat cincin masih mendominasi hasil tangkapan, terutama untuk ikan pelagis seperti ikan layang.
Selain perikanan tangkap, Pati juga mengembangkan budi daya air tawar seperti nila salin, bandeng, dan udang. Pemkab kini fokus mengembangkan desa pesisir berpotensi budi daya untuk menambah nilai ekonomi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA