Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 APRIL 2026 • 11:00 WIB

Pemkab Kudus Perkuat Program Penurunan Stunting Lewat PMT dan Kolaborasi CSR

Pemkab Kudus Perkuat Program Penurunan Stunting Lewat PMT dan Kolaborasi CSRKetua TP PKK Kudus Endhah Endhayani didampingi Kepala Dinkes Abdul Hakam menyerahkan paket makanan bergizi pada peringatan Hari Gizi Nasional di Pendopo Kudus (Dok. Antara).

JATENG - Pemerintah Kabupaten Kudus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang menyasar ibu hamil, balita berisiko stunting, dan anak terindikasi stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Abdul Hakam, menyampaikan bahwa program ini juga akan melibatkan dunia usaha melalui dukungan CSR untuk penyediaan PMT dan susu tambahan.

Berdasarkan data penimbangan bulanan, tercatat 1.954 bayi dan balita (3,76 persen) terindikasi stunting. “Data by name by address sudah kami miliki, sehingga intervensi bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya, Rabu (11/2).

Pemkab Kudus menggandeng berbagai pihak, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Tim Penggerak PKK, hingga sektor swasta dalam intervensi stunting ini.

Baca juga: Kemenkes Nobatkan Jawa Tengah Sebagai Provinsi Terbaik dalam Penurunan Stunting

Ketua TP PKK Kudus, Endhah Endhayani Samani Intakoris, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak sebelum hamil. “Calon ibu harus sehat, rutin periksa kehamilan, dan konsumsi makanan bergizi. Kita ingin ke depan bisa zero stunting,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pola asuh dan pola makan sebagai faktor penting. Di wilayah seperti Kecamatan Dawe dan Undaan, masih ditemukan anak yang dititipkan kakek-nenek dengan pola makan sekadar kenyang tanpa memperhatikan gizi seimbang.

Selain itu, pernikahan usia dini menjadi perhatian serius. PKK akan bersinergi dengan Dinas Pendidikan untuk menggencarkan sosialisasi pencegahan pernikahan dini di sekolah-sekolah.

Posyandu juga dioptimalkan sebagai garda depan deteksi dini stunting. Para kader telah mendapat pelatihan tentang komposisi gizi, pengolahan makanan sesuai usia anak, dan inovasi menu berbasis pangan lokal.

Peringatan Hari Gizi Nasional 2026 di Kudus mengusung tema “Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal” dengan slogan "Sehat Dimulai dari Piringku". Kabupaten Kudus memiliki potensi pangan lokal melimpah seperti singkong, jagung, ubi, telur, ikan, dan kacang-kacangan yang mudah diakses dan bergizi.

“Langkah kecil hari ini akan berdampak besar bagi kualitas kesehatan masyarakat di masa depan,” tutup Endhah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Kudus Perkuat Program Penurunan Stunting Lewat PMT dan Kolaborasi CSR

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!