Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 08 NOVEMBER 2025 • 09:00 WIB

Pemkab Demak Tegaskan Komitmen Tekan Stunting dan Dukung Kelompok Rentan

Pemkab Demak Tegaskan Komitmen Tekan Stunting dan Dukung Kelompok RentanBupati Demak Eisti’anah menyerahkan bantuan untuk anak stunting, disabilitas, dan lansia (Pemkab Demak).

JATENG - Pemerintah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting sekaligus memperhatikan kesejahteraan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan lansia. Komitmen ini disampaikan oleh Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., dalam kegiatan pemberian bantuan susu bagi anak stunting serta bantuan sosial bagi disabilitas dan lansia yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Sebanyak 80 anak penderita stunting menerima bantuan susu dan makanan tambahan. Selain itu, disalurkan pula bantuan bagi penyandang disabilitas serta dana operasional untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan.

Acara ini turut dihadiri Kepala Sentra Margo Laras Kementerian Sosial, Ketua TP PKK Kabupaten Demak, Plt. Kepala Dinsos P3A, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bapperida, dan Plt. Kepala Dinpermades P2KB.

Baca juga: Tangani Stunting hingga Kanker, Speling Layani Puluhan Ribu Warga Jateng

Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah menyebut bahwa stunting masih menjadi persoalan penting yang memengaruhi kualitas generasi masa depan. Ia menegaskan, penanganan stunting tidak hanya sebatas pemenuhan gizi, tetapi juga investasi bagi masa depan anak-anak Demak.
“Anak-anak yang mengalami stunting berisiko mengalami hambatan tumbuh kembang, baik fisik maupun mental. Karena itu, bantuan susu ini diharapkan dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi mereka,” jelasnya didampingi Plt. Kepala Dinsos P3A, Drs. Agus Herawan.

Bupati juga mengapresiasi langkah Dinsos P3A yang aktif memberikan dukungan nyata bagi keluarga kurang mampu, serta kerja sama lintas organisasi perangkat daerah seperti Bapperida, Dinas Kesehatan, dan Dinpermades P2KB.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Demak bebas stunting,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
“Nilai bantuannya mungkin tidak besar, tetapi maknanya luar biasa sebagai wujud empati pemerintah agar tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan,” ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Magelang Ajak Warga Bersatu Cegah Stunting

Ia berharap, kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Diperlukan partisipasi semua pihak agar Demak menjadi daerah yang sehat, inklusif, dan sejahtera,” pungkasnya.

Meski data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan adanya sedikit kenaikan angka stunting, Kabupaten Demak tetap menjadi salah satu daerah dengan capaian terbaik di Jawa Tengah, bahkan masih di bawah angka nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Demak

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Demak Tegaskan Komitmen Tekan Stunting dan Dukung Kelompok Rentan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!