Pemkot Pekalongan gandeng mitra restorasi Mangrove Park (DOK/ANTARA).
JATENG - Pemerintah Kota Pekalongan menjalin kemitraan untuk melakukan restorasi kawasan Mangrove Park di pesisir Pekalongan Utara. Langkah ini bertujuan memperkuat perlindungan pesisir dari ancaman banjir dan rob, sekaligus menjaga keberlanjutan objek wisata alam tersebut.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Kota Pekalongan, Retno Purnomo, menjelaskan bahwa restorasi mangrove merupakan kelanjutan dari pembangunan breakwater (pemecah gelombang) yang telah dilakukan sebelumnya.
Baca juga: Selamatkan Kawasan Pesisir! Wisata Pantau di Pekalongan ditanami Mangrove
“Breakwater telah membentuk timbunan tanah di sisi barat Mangrove Park, sehingga sangat potensial untuk ditanami kembali vegetasi mangrove. Restorasi ini penting untuk memperkuat perlindungan pesisir dan menjaga fungsi ekologis kawasan ini,” jelasnya, Rabu (11/2).
Selain fokus pada pemulihan lingkungan, Pemkot juga menangani kerusakan fasilitas wisata akibat cuaca ekstrem, seperti pintu masuk Pantai Slamaran yang ambruk dan atap lapak pedagang di Pantai Pasir Kencana yang rusak akibat angin kencang.
Meskipun kunjungan wisatawan sempat terkendala cuaca, pembangunan tanggul penahan banjir yang dilakukan pemerintah dinilai cukup efektif menjaga aksesibilitas menuju destinasi wisata pesisir.
“Hal ini penting agar aktivitas pariwisata tetap berjalan meski cuaca kurang bersahabat,” pungkas Retno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA