JATENG - Anggota Komisi VII DPR Samuel Wattimena mengimbau warga menjaga kebersamaan dan tradisi merti desa di Kabupaten Semarang.
“Saya merasakan keguyuban masyarakat dari anak-anak hingga orang tua,” ujarnya saat menghadiri tradisi di Desa Karangjati, Minggu. Ia juga mengapresiasi warga yang berdandan beragam kostum untuk kirab budaya.
Baca juga: Pemkot Semarang Luncurkan Buku Antologi Cerpen Bertema “Kampungku dan Kota Semarang”
Menurut Samuel, konsistensi dalam melestarikan tradisi lebih penting dibanding kesempurnaan penampilan. Ia menekankan pentingnya mempertahankan nuansa Jawa agar merti desa tetap hidup dalam lima tahun ke depan.
Selain itu, literasi dan narasi tradisi juga perlu dijaga agar masyarakat luar Jawa memahami maknanya. Ia menekankan kebersihan lingkungan selama acara tetap diperhatikan.
Ketua Panitia Tradisi Merti Desa Ardhi Kurnianto menjelaskan tradisi ini digelar rutin setiap tiga bulan menjelang puasa sebagai bentuk syukur warga, diikuti 17 RT sejak 2019.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA