Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 10 NOVEMBER 2025 • 08:00 WIB

Persatuan Kartunis Indonesia Gagas Pendirian Museum Kartun di Semarang

Persatuan Kartunis Indonesia Gagas Pendirian Museum Kartun di SemarangKarya kartun yang akan menjadi koleksi perdana Museum Kartun Indonesia diserahkan dalam gelaran Semarang Cartoonfest 2025 di Semarang (DOK/ANTARA).

JATENG - Persatuan Kartunis Indonesia tengah menggagas pendirian Museum Kartun Indonesia di Kota Semarang, yang selama ini dikenal sebagai Ibu Kota Kartun Nusantara.

Ketua Presidium Persatuan Kartunis Indonesia, Abdullah Ibnu Thalhah, menjelaskan bahwa Semarang dipilih karena sejak akhir dekade delapan puluhan kota ini telah menjadi pusat berbagai festival kartun berskala internasional.

“Sejak tahun 1988, Semarang sudah aktif menggelar festival kartun internasional hingga sekarang. Jadi wajar kalau museum ini lahir di sini,” ungkapnya dalam acara Semarang Cartoonfest 2025, Sabtu (18/10).

Baca juga: Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang Mulai MPLS

Abdullah menuturkan, Museum Kartun Indonesia nantinya akan menjadi ruang riset, dokumentasi, dan ekspresi kreatif para kartunis. Selain itu, museum ini juga diharapkan bisa menjadi destinasi wisata seni budaya serta sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda.

Ia menyoroti dua tantangan besar yang kini dihadapi dunia kartun tanah air. Pertama, soal regenerasi kartunis muda. “Generasi lama semakin berkurang, maka karya-karyanya perlu disimpan dan ditampilkan sebagai media pembelajaran visual di museum nanti,” ujarnya.

Tantangan kedua adalah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, AI memang bisa membantu proses berkarya, tetapi tidak boleh menggantikan kreativitas manual para seniman. “Gunakan AI sebagai inspirasi, bukan sebagai pengganti talenta,” tegasnya.

Saat ini, Persatuan Kartunis Indonesia mencatat ada sekitar 300 kartunis yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga: Wayang Orang on The Street Hidupkan Malam Kota Lama Semarang

Dukungan terhadap wacana ini juga datang dari anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, yang berharap museum kartun nantinya memiliki arah dan visi yang jelas.
“Jangan sampai museum ini hanya jadi tempat kumpulan karya saja. Harus ada fungsi dan visi yang kuat agar jejaring yang dibangun juga jelas,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Persatuan Kartunis Indonesia Gagas Pendirian Museum Kartun di Semarang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!