JATENG - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 45 yang berlokasi di Kompleks BBPVP Semarang resmi membuka kegiatan belajar dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Peresmian sekolah ini dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono. Ia menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program Presiden yang hadir untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.
“Sekolah ini didirikan untuk memuliakan saudara-saudara kita yang kurang mampu, sekaligus memberi mereka harapan agar bisa meraih cita-cita,” ujar Agus.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Jepara Segera Berjalan, Anak-anak Tak Sabar Menanti
Saat ini, SRT 45 menampung 100 siswa, terdiri dari 50 anak SD dan 50 anak SMA dengan sistem asrama. Fasilitasnya pun cukup lengkap mulai dari ruang kelas, laboratorium IPA, asrama, hingga perlengkapan sekolah. Setiap siswa juga mendapatkan seragam dan laptop untuk menunjang pembelajaran.
MPLS akan berlangsung selama dua minggu, kemudian dilanjutkan dengan matrikulasi sebelum kegiatan belajar formal dimulai. Agus menekankan bahwa lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya diharapkan cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, memiliki solidaritas sosial, dan siap dengan keterampilan hidup.
“Kalau pun setelah SMA tidak melanjutkan kuliah, mereka tetap siap bekerja dengan bekal pendidikan vokasi. Jadi bisa langsung membantu orang tuanya,” tambahnya.
Baca juga: Puluhan Sekolah di Temanggung Terima Dana Perbaikan Bangunan dari Kemendikdasmen
Seleksi siswa dilakukan berdasarkan Data Sosial dan Ekonomi Nasional, sehingga dipastikan benar-benar menyasar anak-anak dari keluarga tidak mampu. Selain itu, sekolah ini berkomitmen penuh menciptakan lingkungan belajar yang aman bebas dari bullying, intoleransi, maupun pelecehan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menegaskan bahwa seluruh tenaga pengajar di SRT 45 merupakan guru baru yang direkrut melalui Kemensos dengan status PPPK. Disdik juga akan mendampingi jalannya pembelajaran agar sesuai dengan kurikulum boarding.
Semangat juga diberikan oleh Sekda Provinsi Jateng, Sumarno, yang hadir menyapa para siswa dan mendorong mereka untuk terus bersemangat dalam belajar.
Baca juga: Rembang Luncurkan Program Kesehatan Anak Sekolah, Sasar 121 Ribu Siswa
Saat ini, program Sekolah Rakyat sudah hadir di 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah, dan akan segera bertambah satu lagi di Sragen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA