Ikatan pencak silat Indonesia (Dok/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Tengah. Yang diselenggarakan pada Sabtu (2/8/2025). Bertempat di Ballroom Poncowati, Hotel Patra, Kota Semarang,
Dalam kunjungan tersebut Ahmad Luthfi meminta kepada seluruh sekolah di Jawa Tengah agar menghadirkan pembelajaran olahraga pencak silat, baik dalam pelajaran maupun dalam ekstrakurikuler.
Baca juga: Naksir Sahabat Sendiri? Pertimbangkan Dulu 5 Hal Penting Ini
Memurutnya Olahraga ini merupakan salah satu olahraga bela diri yang sudah digandrungi sejak lama dan merupakan warisan budaya demi membentuk karakter generasi muda.
Pengurus IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Jawa Tengah diminta agar membuat sebuah peraturan yang akan diserahkan ke dinas pendidikan terkait teknik, pakaian, materi, sekolah, dan cara pengajaran olahraga pencak silat ini.
Baca juga: Ancaman Bom di Penerbangan Lion Air JT-308, Begini Kata Manajemen
Demi terlaksananya pendidikan pencak silat dalam kurikulum sekolah, pihak Pemprov Jateng sudah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan tersebut seperti membuat padepokan silat berstandar nasional maupun internasional dan laim-lain.
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IPSI, Sugiono, mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Tengah, menurutnya dengan hadirnya bela diri pencak silat dalam kurikulum sekolah akan membangun karakter dan pengetahuan generasi muda tentang nilai historis pencak silat.
Baca juga: 7 Tempat Wisata Hidden Gem di Jakarta Jarang Dijangkau Wisatawan, Yuk Intip!
Harry Nuryanto, Ketua Pengprov IPSI Jateng. Pihaknya akan segera menindaklanjuti hal itu dengan membuat roadmap yang dimusyawarahkan dengan seluruh padepokan pencak silat di Jawa Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Jateng