JATENG - Hujan yang terus mengguyur Kota Semarang dalam beberapa hari terakhir kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik. Hingga Jumat sore, genangan air masih menutupi Jalan Kaligawe, jalur utama Pantura yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak.
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, menyebutkan ketinggian air di beberapa titik bervariasi. “Yang paling tinggi mencapai sekitar 70 sentimeter, tepatnya di depan RSI Sultan Agung,” ujarnya.
Banjir ini membuat banyak kendaraan bermotor mogok karena pengendara nekat menerjang genangan. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan sejumlah instansi terkait terus bersiaga membantu warga yang kesulitan melintas.
Baca juga: Banjir Lumpuhkan Jalur Semarang–Demak, Arus Lalu Lintas Macet Parah
Selain membantu kendaraan yang terjebak, petugas juga mengevakuasi tenaga kesehatan serta pasien yang hendak keluar atau masuk ke RSI Sultan Agung. “Kami berupaya menjaga agar arus lalu lintas dari Semarang ke Demak tetap bisa berjalan, meski harus sedikit melambat,” tambah Rismanto.
Untuk sementara, petugas di lapangan juga mengarahkan pengguna jalan agar melalui jalur alternatif guna menghindari kemacetan di kawasan banjir.
Diketahui, banjir mulai merendam kawasan Kaligawe sejak Rabu dan hingga kini belum surut. Genangan juga meluas ke beberapa titik di Kecamatan Genuk dan Gayamsari akibat curah hujan yang terus turun sejak beberapa hari terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA