JATENG - Dinas Kesehatan Kabupaten Blora telah menerbitkan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk Dapur MBG, sebagai syarat utama memperoleh Surat Persetujuan Pemerintah Daerah (SPPG). Penerbitan SLHS menegaskan bahwa Dapur MBG telah memenuhi standar kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinkesda Blora, Tutik, menjelaskan bahwa SLHS merupakan bentuk pengawasan preventif agar pelaku usaha pangan menempatkan aspek kesehatan lingkungan sebagai prioritas sebelum beroperasi.
“Kami telah melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di Dapur MBG. Semua aspek higiene dan sanitasi terpenuhi, mulai dari kebersihan dapur, penyimpanan bahan makanan, hingga pengelolaan limbah,” ujar Tutik, Selasa (7/10).
Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis di Blora Terus Meluas
Pemeriksaan melibatkan penilaian kualitas air bersih, sistem ventilasi, drainase, sarana cuci tangan, dan penyimpanan bahan makanan, baik kering maupun basah. Dengan begitu, Dapur MBG dinyatakan layak secara kesehatan untuk mengolah dan menyajikan makanan kepada masyarakat.
SLHS juga berfungsi sebagai sarana pembinaan agar pelaku usaha kuliner terus menjaga kualitas dan keamanan pangan.
“Keamanan pangan bukan hanya soal perizinan, tetapi juga tanggung jawab moral kepada konsumen,” tambah Tutik.
SLHS yang diterbitkan berlaku selama tiga tahun sejak Oktober 2025. Hingga awal bulan ini, tercatat 55 pemohon SPPG tengah mengajukan proses penerbitan SLHS ke Dinkesda Blora. Dapur MBG menjadi salah satu unit usaha yang telah berhasil memperoleh sertifikat setelah melalui tahapan pemeriksaan lapangan dan pembinaan teknis oleh tim Dinkesda.
Baca juga: Bank Jateng Memberikan Pinjaman 215 Miliar Untuk 41 Proyek Di Blora
“Tim kami turun langsung melakukan IKL, memastikan semua aspek sanitasi terpenuhi, termasuk perilaku higienis pekerja,” jelas Tutik.
Pemerintah daerah mendorong para pelaku usaha untuk memahami pentingnya penerapan standar higiene dan sanitasi bukan hanya untuk administrasi, tetapi sebagai bentuk komitmen menjaga kepercayaan konsumen. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan, mutu keamanan pangan di Kabupaten Blora diharapkan terus meningkat dari waktu ke waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA