Brigjen Pol. Agus Rohmat, Kepala BNN Jawa Tengah, (DOK/ANTARA)
JATENG - Di Jawa Tengah, upaya memerangi narkoba kini semakin diperkuat. Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng resmi menjalin sinergi dengan enam lapas dan rutan, yakni Lapas Pati serta Rutan Demak, Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora.
Kepala BNN Jateng Brigjen Pol. Agus Rohmat menegaskan, komitmen untuk mewujudkan lapas dan rutan bersih narkoba adalah langkah penting. “Lapas dan rutan harus dijaga, jangan sampai jadi episentrum peredaran narkoba,” ujarnya di Semarang.
Baca juga: Tempat Hiburan Malam Jadi Target Utama Pengecekan Distribusi Narkoba Oleh BNN Jateng
Salah satu strategi yang dijalankan adalah rehabilitasi berbasis Therapeutic Community (TC). Program ini bukan hanya memberikan pengobatan medis, tetapi juga pendampingan psikososial, spiritual, hingga keterampilan hidup, sehingga warga binaan bisa pulih dan memiliki harapan baru.
Kepala Lapas Pati, Suprihadi, menambahkan bahwa kerja sama ini adalah kekuatan besar untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan benar-benar mendukung proses pembinaan. “Kami optimistis bisa mewujudkan lapas dan rutan yang kondusif dan bersih dari narkoba,” katanya.
Baca juga: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas Rutan Kelas IIA Pekalongan
Dengan sinergi ini, BNN Jateng bersama lapas dan rutan ingin membuka jalan menuju Indonesia yang lebih bersih dan bebas dari ancaman narkoba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA