JATENG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mencatat ada satu desa yang mengajukan bantuan air bersih karena warganya mulai kesulitan mendapatkan sumber air di tengah musim kemarau.
“Desa yang mengajukan bantuan adalah Desa Krajanbogo, Kecamatan Bonang,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Demak, Agus Sukiyono, Kamis (4/9).
Baca juga: Komitmen Pemprov Jateng Untuk Terus Tingkatkan Jumlah SPPG
Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD telah mengirim satu truk tangki berkapasitas lima ribu liter pada Senin (1/9). Agus berharap desa-desa yang berpotensi terdampak kekeringan dapat menyiapkan bak penampung sementara agar air yang didistribusikan bisa dimanfaatkan secara optimal.
BPBD Demak menyiagakan tiga unit truk tangki dan telah mengajukan tambahan satu unit ke pemerintah pusat untuk memperkuat pelayanan saat kekeringan meluas. Selain itu, masyarakat juga dipersilakan mengambil air bersih langsung di kantor BPBD apabila memiliki truk tangki sendiri.
Baca juga: Tim UMS Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Kompos dan Bank Sampah
Selain Kecamatan Bonang, dampak musim kemarau juga berpotensi dirasakan di Kecamatan Wedung, Karangtengah, Sayung, dan Mranggen. Beberapa desa yang sebelumnya kerap mengalami kesulitan air kini telah membangun sumur dan jaringan perpipaan melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA