Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 SEPTEMBER 2025 • 10:00 WIB

Tim UMS Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Kompos dan Bank Sampah

Tim UMS Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Kompos dan Bank SampahFoto bersama tim pengabdian dan mitra di sela kegiatan di PCA Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (29/8/2025) (DOK/ANTARA)

JATENG Sampah bukan sekadar limbah. Itulah pesan yang dibawa Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) lewat program pembuatan kompos dan pengelolaan bank sampah di Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Colomadu, Karanganyar, Jumat (29/8).

Dipimpin oleh Dr. Yulia Maftuhah Hidayati bersama para dosen dan mahasiswa, kegiatan ini disambut antusias anggota Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) serta siswa SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu yang ikut terlibat.

Baca juga: Resmikan Masjid di Jepara, Wagub Taj Yasin Dorong Optimalisasi Fungsi Masjid

Dalam penyuluhan tersebut, peserta belajar mengolah sampah organik rumah tangga seperti sisa sayur dan kulit buah menjadi kompos menggunakan metode ember tumpuk. Hasilnya bisa berupa pupuk padat maupun cair. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan konsep bank sampah, di mana sampah anorganik bisa ditabung dan ditukar menjadi saldo tabungan.

“Tujuan kami sederhana, ingin menyadarkan bahwa sampah bukan musibah, tapi bisa jadi berkah bila dikelola dengan benar,” ujar salah satu anggota tim, Ratnasari.

Baca juga: Target 10 Ribu, Peserta Jalan Sehat HUT Jateng di Jepara Tembus 20 Ribu Orang

Bagi PCA Colomadu, program ini sejalan dengan semangat gerakan Aisyiyah peduli lingkungan. Warsiti, dari divisi LLHPB PCA Colomadu, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini.
“Semoga gerakan ini terus berlanjut, tidak hanya berhenti hari ini,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, tim pengabdian UMS juga membagikan paket alat kompos ember tumpuk untuk setiap PRA, agar praktik pengelolaan sampah bisa langsung diterapkan di lingkungan warga.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan, terutama sampah rumah tangga. Tim UMS berharap inisiatif ini bisa jadi contoh inspiratif bagi wilayah lain.
“Cintai bumi tak harus dengan langkah besar, bisa dimulai dari rumah, dari hal kecil, dan dari sekarang,” pesan tim UMS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tim UMS Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Kompos dan Bank Sampah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!