JATENG - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar setiap tahun untuk menyediakan makan siang gratis bagi mahasiswa yang membutuhkan melalui program Food Truck Undip.
Rektor Undip Prof. Suharnomo mengatakan program ini sudah berjalan sejak tahun 2022, sebelum program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) digulirkan.
Baca juga: Gubernur Jateng Pastikan Stok Elpiji Aman, Masyarakat Tak Perlu Panik
"Food Truck Undip adalah wujud komitmen kami terhadap pemenuhan gizi mahasiswa, terutama yang membutuhkan dukungan ekonomi," ujarnya di Semarang, Sabtu (11/4).
Setiap hari, dapur Food Truck Undip menyediakan sekitar 1.850 porsi makan siang. Jika diakumulasikan, mencapai sekitar 450.000 paket makanan per tahun.
Manajer Jasa Boga Aroemanis Catering PT Undip Maju, Kristi Febi Nugrahaningrum, memastikan seluruh pengolahan dilakukan dengan standar higienis tinggi. Menu disusun untuk satu bulan dengan bahan segar yang dikirim H-1. Komposisi menu mencakup sayur, protein, dan karbohidrat.
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Undip, Edy Surahmad, mengatakan pendistribusian makan siang gratis dilakukan melalui sistem tiket yang diakses mahasiswa melalui akun SSO (Sistem Informasi Akademik) pribadi.
Program Food Truck tidak hanya berjalan di kampus utama Tembalang dan Pleburan, tetapi juga di kampus Undip di Pekalongan, Jepara, Rembang, dan Batang.
Program ini juga memberikan kesempatan mahasiswa mendapat pekerjaan tambahan, seperti Amanda Herbudiarti dan Yonathan Gutom Prayoga, mahasiswa FEB Undip yang menjadi kru lapangan.
"Mereka mendapat pengalaman berharga di bidang food and beverage (F&B) sekaligus berkontribusi membantu sesama mahasiswa," tutup Edy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA