JATENG - Gedung baru Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini menjelma menjadi destinasi wisata edukasi favorit bagi anak-anak. Fasilitas yang representatif dan ramah anak membuat banyak orang tua berbondong-bondong mengajak buah hati berkunjung, sekaligus menanamkan budaya gemar membaca sejak dini.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kudus, Mutrikah, mengungkapkan sejak dibuka untuk umum, animo masyarakat terus meningkat. Terutama di hari libur, balita hingga anak sekolah dasar ramai diajak orang tuanya menikmati suasana perpustakaan yang nyaman.
"Selama Ramadhan, layanan tetap buka Sabtu-Minggu pukul 08.00-12.00 WIB. Meski tidak penuh, antusiasme tetap tinggi," ujarnya, Senin (2/3).
Baca juga: Selamatkan Kawasan Pesisir! Wisata Pantau di Pekalongan ditanami Mangrove
Ke depan, perpustakaan akan menggelar berbagai kegiatan pendukung seperti bazar buku dan bazar UMKM di area parkir luas yang tersedia. Arpusda Kudus juga menggandeng komunitas untuk mendukung program literasi dan kegiatan edukatif lainnya.
Warga Kudus, Indra, sengaja mengajak dua anaknya berkunjung. "Selain wisata murah, ini cara mengenalkan anak pada buku, biar lebih suka baca daripada megang gawai," katanya.
Pengunjung cilik, Arroyyan, siswa SD, mengaku betah karena ruangan nyaman dan koleksi lengkap. "Bisa baca sambil tiduran di sofa. Banyak tempat buat baca santai," ujarnya.
Perpustakaan baru ini dibangun dengan anggaran Rp8,43 miliar dari DAK Perpustakaan Nasional, rampung pertengahan Desember 2025. Kompleksnya terdiri dari empat gedung dengan fungsi berbeda: ruang referensi, multimedia, baca dewasa, dan ruang baca anak yang unik dan tidak kaku.
Saat ini, tersedia sekitar 34.000 judul buku dengan total puluhan ribu eksemplar, siap mendukung peningkatan literasi dan menjadi ruang belajar sekaligus rekreasi edukatif bagi keluarga Kudus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA