JATENG - Minat warga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, untuk bekerja ke luar negeri menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2025, tercatat 661 orang mendaftar sebagai calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui saluran resmi pemerintah, meningkat dari sekitar 500 pendaftar di tahun 2024.
Baca juga: Sekjen Kemnaker Dorong Kampus Perkuat Kolaborasi untuk Perluas Peluang Kerja
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Temanggung, Sri Endang Praptaningsih, menjelaskan bahwa data tersebut berdasarkan pendaftaran pada Sistem Komunikasi dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (SiskoP2MI). Sekitar 330 pendaftar (separuh dari total) mendaftar melalui dinas setempat, sementara sisanya mendaftar mandiri secara online.
"Seluruh pendaftar tersebut akan bekerja di sektor formal, di luar sektor pelayaran, kapal pesiar, dan pelayanan informal yang tidak tercatat di sistem kami," ujar Sri Endang di Temanggung, Jumat (16/1).
Meski ada peningkatan, Temanggung masih tidak termasuk sebagai daerah kantong PMI utama di Jawa Tengah. Jumlahnya jauh di bawah kabupaten lain seperti Cilacap yang bisa mencapai 7.000 calon PMI per tahun.
Dinperinaker mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar selalu menggunakan jalur resmi dan legal untuk mendapatkan perlindungan hukum, jaminan sosial, serta kepastian hak-hak ketenagakerjaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA