JATENG – Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono mendorong para Camat dan Lurah setempat untuk mengedepankan kepemimpinan yang berkolaboratif dengan melibatkan warga, mulai dari perumusan solusi, membuka akses data dan memberikan ruang gagasan serta mengelola perbedaan melalui dialog.
“Jangan sendirian dalam menghadapi permasalahan. Tidak ada pemimpin yang dapat bekerja sendiri. Hilangkan sifat egosektoral. Anda itu bukan Superman, tapi supertim,” ujar Damar.
Ia mengingatkan para Camat dan Lurah agar tidak bekerja sendiri sebagai pemimpin wilayah. Peran strategis Camat dan Lurah itu sebagai tombak dalam pemerintahan daerah dan menjawab berbagai persoalan masyarakat yang semakin kompleks.
Baca juga: BNNK Bentuk 24 Desa Bersih Narkoba di Kabupaten Magelang
Ia juga menyebut bahwa tantangan pembangunan perkotaan saat ini tidak lagi bisa diselesaikan dengan pendekatan sektor dan birokratis.
Menurutnya, penanganan persoalan seperti stunting, keamanan lingkungan, kebersihan, pembimbingan anak dan remaja, penguatan UMKM, hingga peningkatan layanan publik yang berkualitas itu membutuhkan kepemimpinan yang berkolaboratif dan inklusif.
Dalam konteks tersebut, Camat dan Lurah diharapkan dapat memegang posisi kunci karena berada paling dekat dengan masyarakat. “Ketika Camat dan Lurah dapat hadir di tengah masyarakat untuk mendengar dan mengajak masyarakat ikut terlibat maka masyarakat dapat merasa bahwa negara benar-benar hadir dengan mereka,” tambahnya.
Ia berharap kepemimpinan Camat dan Lurah menjadi lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang humanis dan akuntabel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA