JATENG - Magelang menegaskan peran aktif penyandang disabilitas dalam pembangunan melalui Forum Inklusi Disabilitas Kabupaten Magelang (Fidakama). Acara yang digelar bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional dan Hari Relawan Internasional 2025 ini menekankan kolaborasi antara penyandang disabilitas dan relawan untuk menghadapi isu iklim dan lingkungan.
Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA, Bela Pinarsi, menyatakan bahwa penyandang disabilitas bukan sekadar penerima manfaat, tetapi pelaku perubahan yang inovatif, mulai dari digital marketing hingga pengelolaan program lingkungan. Pemkab Magelang pun berkomitmen mendampingi mereka melalui pelatihan, peningkatan produktivitas, dan akses kerja.
Baca juga: Tingkatkan Lahan Hijau Sumarno Tanam 650 Bibit Pohon di Magelang
Sejak berdiri pada 2021, Fidakama telah menjalankan berbagai program, termasuk penguatan ketangguhan bencana, pengelolaan air dan sanitasi, serta Program Kampung Iklim. Kelompok Disabilitas Desa yang dibentuk kini mendapatkan pengakuan formal, dan Piagam Iklim serta Protokol Antisipasi Hujan Ekstrem menunjukkan peran Fidakama sebagai pelaku utama ketangguhan komunitas.
Ketua Fidakama, Hendry Hernowo, menegaskan forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas organisasi disabilitas, keluarga, dan relawan, mendorong penyandang disabilitas berperan dalam pembangunan sosial dan lingkungan. Pabio dari Arbeiter Samariter Bund (ASB) Jerman menambahkan bahwa inklusi penyandang disabilitas merupakan kunci pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan iklim dan sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Magelang