Minggu, 16 NOVEMBER 2025 • 11:56 WIB

Program Makan Bergizi Gratis di Jateng Sasar 6,3 Juta Penerima Manfaat

Author

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut mendampingi Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan peninjauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 9 Salatiga (DOK/ANTARA).

JATENG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaporkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 6,3 juta penerima manfaat hingga awal November 2025.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa angka tersebut setara 65,44 persen dari total 9,6 juta sasaran di wilayahnya.
Rinciannya meliputi 6,1 juta siswa dari jenjang TK hingga SMK serta pondok pesantren, 20.536 ibu hamil, 43.579 ibu menyusui, dan 122.306 balita.

Pernyataan ini disampaikan saat Gubernur mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program MBG di SMP Negeri 9 Salatiga, Jumat (7/11).

Baca juga: Dinkes Jateng Pastikan Kelayakan MBG Lewat Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi

Ahmad Luthfi menekankan pentingnya pengawasan bahan pangan agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga.
“Wapres meninjau langsung untuk memastikan program MBG tepat sasaran, baik dari segi gizi, ketepatan waktu, maupun kepuasan anak-anak penerima manfaat,” ujarnya.

Hingga kini, Jateng telah merealisasikan 2.267 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari target 3.228 titik, atau sekitar 70 persen. Titik tersebut dikelola oleh berbagai pihak, termasuk Polri, TNI, pondok pesantren, BUMD, serta pemerintah daerah.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan turut melakukan edukasi pola makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dan kampanye Stop Boros Pangan.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemprov Jateng juga membentuk Satgas Percepatan Program MBG serta mewajibkan setiap pelaksana memiliki Sertifikasi Laik Higiene Kesehatan (SLHK) sebagai jaminan standar keamanan pangan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU