JATENG - Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Sekretariat Daerah (Setda) menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1 Oktober 2025) di Ruang Otonom Setda Purworejo ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si.
Rapat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Kapolres Purworejo, Dandim 0708 Purworejo, serta jajaran pimpinan perangkat daerah, termasuk perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Purworejo.
Dalam arahannya, Dion Agasi menekankan bahwa pembentukan Satuan Tugas (Satgas) MBG memiliki dua tujuan utama: mempercepat penyerapan anggaran dan memaksimalkan manfaat program bagi masyarakat.
Menurutnya, program ini tak hanya soal gizi, tetapi juga membuka lapangan kerja di sektor hulu dan hilir, menyerap bahan pangan lokal, serta memberdayakan koperasi, BUMDes, dan UMKM.
Baca juga: Nelayan Purworejo Dapat Angin Segar, Kampung Nelayan Merah Putih Siap Dibangun
Wabup juga meminta agar seluruh sekolah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) darurat, sementara Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) diminta mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sambil menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan.
Selain itu, pemerintah daerah akan segera melakukan monitoring pra-distribusi makanan, pemetaan 44 mitra pemohon, serta analisis dampak terhadap inflasi lokal akibat meningkatnya kebutuhan bahan pangan. Pelibatan Forkopimcam juga akan dioptimalkan dalam pengawasan lapangan.
Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf. Imam Purwoko, S.E., M.H.I., menegaskan kesiapan jajarannya mendukung program tanpa mengambil alih peran, serta menekankan pentingnya prioritas bagi yayasan lokal. Ia juga menawarkan peta geospasial dan fasilitasi kerja sama antara yayasan dan koperasi untuk menjaga kualitas bahan pangan.
Baca juga: Pemkab & KONI Siap Bareng-Bareng Majukan Olahraga Purworejo
Sementara itu, Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., menyoroti pentingnya peran tiga pilar, Camat, Kapolsek, dan Danramil dalam pelaksanaan program. Ia juga menekankan perlunya memastikan kehalalan alat makan serta keakuratan data penerima manfaat.
Di sisi lain, Kepala Dinkesda dr. Sudarmi, M.M., memastikan penerbitan SLHS bisa dilakukan langsung oleh dinas, dan timnya siap mendampingi pelatihan petugas lapangan.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP), Ir. Hadi Pranoto, menambahkan bahwa kerja sama antara koperasi dan yayasan sudah mulai berjalan positif dengan komitmen menjaga mutu bahan pangan.
Menutup rapat, Koordinator Wilayah BGN Purworejo menegaskan bahwa proses penetapan penerima manfaat harus melibatkan perangkat kecamatan dan Forkopimcam agar data lebih valid.
Baca juga: Pemkab Brebes Gandeng Baznas Salurkan Bantuan Sembako
Rapat koordinasi ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Purworejo