JATENG - Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Magelang, khususnya terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana tanah longsor.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dasar kepada warga dalam melakukan upaya pertolongan. “Kami ingin masyarakat memiliki pengetahuan teknik penyelamatan, sehingga mereka bisa menolong diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar saat terjadi keadaan darurat,” ujarnya, Sabtu.
Baca juga: Bank Jateng & PKK Batang Bergerak Bersama Cegah Stunting Lewat Program Genting
Sebanyak 80 peserta dari berbagai unsur relawan dan masyarakat mengikuti pelatihan ini. Mereka mendapat materi teori hingga simulasi lapangan tentang cara memberikan pertolongan, mengevakuasi korban, serta langkah mitigasi bencana. Budiono berharap, pelatihan ini dapat meminimalisir korban jiwa jika terjadi bencana di wilayah rawan seperti Magelang.
Baca juga: Baru Berdiri 1,5 Bulan, Koperasi Merah Putih Gedawang Sukses Raup Rp48 Juta
Anggota Komisi V DPR RI, Sofyan Dedy Ardyanto, yang turut hadir, menyampaikan bahwa Basarnas merupakan mitra kerja Komisi V. Ia menegaskan kehadirannya bertujuan mendengar langsung masukan dari para relawan. “Kami ingin memastikan dukungan anggaran dan peralatan memadai. Hal ini akan saya bawa ke pusat untuk dibahas bersama Basarnas,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA