Berdasarkan hasil pengecekan Bupati Kendal menyatakan bahwa kondisi beras di perusahaan beras ini tergolong baik, putih dan bersih. Pengecekan ini dilakukan demi menciptakan masyarakat yang sehat dan terhindar dari beras Oplosan.
Baca juga: Pemprov Jateng Genjot Ekonomi Lewat Proyek Raksasa Pesisir
Pimpinan perusahaan umum Bulog Kantor Cabang Semarang, Rendy Ardiansyah memberitahukan bahwa beras yang akan disalurkan ke DTKS Kabupaten Kendal sudah di siapkan, ada 2 daerah yang akan mendapat bantuan beras ini, dan masing-masing akan mendapat sebanyak 20 kilogram.
Untuk jumlah persediaan beras di gudang Sumberejo Kaliwungu, totalnya ada 10.700 ton, dan cukup untuk ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat Kabupaten Kendal selama 1 tahun kedepan.
Rendy menambahkan. Selain memastikan kualitas beras yang ada di gudang, pihaknya juga memastikan, agar para petani menggunakan tetap berkualitas, namun dengan harga yang terjangkau..
Pemerintah mematikan harga gabah yang berkualitas tidak memberatkan para petani, dengan harga gabah Rp6.500/kg. Selain itu, juga sudah memulai penyerapan jagung pipilan kering dengan harga Rp5.500/kg.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng