Haflah At-Tasyakur Lil Ikhtitam Madrasah Diniyah dan Tahfidzul Qur’an (MTDQ) (DOK/Pemprov Jateng)
JATENG - Bupati Temanggung Agus Setiawan, mengatakan bahwa di era kemajuan teknologi seperti saat ini, maka para anak-anak masih sangat membutuhkan pendidikan agama sebagai tonggak akhlak dan perilaku mereka kedepannya.
Agus Setiawan tidak menyetujui bagi anak sekolah jenjang PAUD, TK, SD, SMP untuk mengenyam pendidikan informal selama 5 hari, karena menurutnya dengan sistem belajar 5 hari maka waktu belajar per 1 harinya akan menjadi lebih lama.
Dengan waktu belajar yang lama itu bisa mempengaruhi aktivitas siswa seperti mengaji dan aktivitas pendidikan lain karena banyak siswa yang harus mengikuti pembelajaran agama seperti TPQ di Sore harinya.
Baca juga: Pasar Unik di Sragen: Jual Beli Penuh Keberkahan Tanpa Tawar-Menawar
Beliau mengungkapkan hal tersebut di sela-sela acara Haflah At-Tasyakur Lil Ikhtitam Madrasah Diniyah dan Tahfidzul Qur’an (MTDQ) An-Nur Kelurahan Kertosari, Temanggung, Minggu (13/7/2025) siang.
Menurutnya anak-anak masih perlu untuk mendalami ilmu ilmu agama karena dengan ilmu agama tersebut nantinya mereka dapat mengetahui kebenaran dan dijauhkan dari keburukan.
Dengan ilmu agama yang kuat akan membuat anak-anak jadi lebih menghormati orang lain terutama di lingkungan masyarakat tempat tinggalnya, manfaatnya supaya dapat menjadikan Temanggung sebagai kata dengan sumber daya manusia yang baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng