JATENG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama berperan mencegah intoleransi dan radikalisme di tengah kondisi global yang tidak menentu.
"Banser berperan sebagai pendingin agar masyarakat tidak panas," ujarnya pada Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (14/5).
Baca juga: Kabar Gembira, Sekarang Bayar Pajak Motor Kini Tanpa Harus Sertakan KTP Pemilik Lama
Selain mencegah intoleransi dan radikalisme, Banser juga hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan bantuan kebencanaan.
Luthfi berpesan kepada kader Banser untuk memiliki kedisiplinan, loyalitas, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, dan siap menghadapi tantangan zaman, termasuk arus hoaks, konflik horizontal, dan politik identitas.
Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan tidak ada organisasi maju tanpa membangun SDM. Transformasi kaderisasi Ansor menjadi cara peningkatan SDM agar berdaya guna dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA