Berbagai olahan singkong (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Tepung biasanya terbuat dari biji gandum yang dihaluskan, namun kamu akan mendapati hal yang berbeda jika kamu berkesempatan berkunjung ke tempat pengolahan singkong di Banjarnegara.
Mengapa singkong, karena disana kamu akan mendapati berbagai olahan yang berbahan dasar dari singkong diolah menjadi beberapa produk khususnya tepung.
Riza Azyumardi Azra, seorang pengelola usaha ini mengaku bahwa usahanya telah dilirik ke sejunlah negara seperti Oman, Turki, Malaysia, hingga China.
Baca juga: Warga Penyandang Kejiwaan Asal Temanggung dirujuk ke Panti Lansia Temanggung
Ditempat pengolahan singkong ini terdapat berbagai produk olahan mulai dari chocolate chips, chiffon cake, selondok, gula, tepung roti, tepung berbumbu, hingga gula cair.
Ia mulai menggeluti bidang ini sejak tahun 2015 yang berawal dari kepeduliannya terhadap petani singkong yang saat itu hasil panennya hanya dihargai Rp200 per kilogram, kini dia mampu mengangkat derajat petani.
Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, Riza memperoleh pasokan singkong dari petani di berbagai wilayah Banjarnegara. Melalui ekosistem yang terbentuk, dia rutin mendapat pasokan singkong yang telah diolah menjadi mocaf, kemudian diproses kembali menjadi berbagai produk non-gluten yang dinilai lebih sehat dan cocok bagi penderita celiac maupun alergi gandum.
Dia berharap, tepung mocaf dapat diserap oleh program-program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, Riza juga berharap ada subsidi untuk tepung lokal, agar harganya mampu bersaing dengan tepung gandum yang saat ini banyak beredar di pasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng