Potret Ahmad Luthfi (DOK/Humas Pemprov Jateng)
JATENG - Menurut data yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah, melalui ucapan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, bahwa jumlah sapi di Jateng saat ini berkisar 1,38 juta ekor.
Sebagian besar dari jumlah sapi tersebut merupakan jenis sapi yang dimanfaatkan dagingnya untuk didistribusikan ke pasar-pasar.
Sementara untuk sekitar 85,8 ribu ekor dari jumlah tersebut merupakan sapi yang dimanfaatkan susunya sebagai sapi perah.
Jumlah susu sapi perah di Jawa Tengah saat ini masih tergolong kurang untuk memenuhi kebutuhan Swasembada pangan.
Baca juga: Sinergi Dua Organisasi Semakin Diperkuat Menghadapi Kemungkinan di Masa Mendatang
Hal ini dibuktikan dengan adanya perusahaan susu di daerah batang yang per harinya membutuhkan setidaknya sekitar 80.000 liter susu sapi perah.
Ahmad Luthfi menyoroti hal tersebut, apalagi dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini yang juga membutuhkan susu segar.
Kontes susu sapi perah bisa dilakukan seperti halnya kontes sapi pada umumnya, yang mana pada kontes sapi biasanya mengarah ke kualitas daging dan ukuran sapi.
Kontes ini juga bisa diterapkan dalam kegiatan kontes susu sapi perah yang berlomba-lomba mendapatkan susu sapi perah yang berkualitas.
Dengan adanya kontes itu diharapkan peternak sapi dapat berinteraksi dengan peternak lain terkait metode Apa yang dilakukan untuk mendapatkan kualitas susu sapi perah yang terbaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Jateng