JATENG - Pemerintah Kabupaten Magelang mendeklarasikan Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) di Ruang Command Center Pusaka Gemilang, Setda Kabupaten Magelang, Kamis (30/4). Langkah ini untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Baca juga: Bupati Magelang Pastikan Swasembada Pangan 2026 Aman Hadapi Kekeringan Ekstrem
Pelaksana Harian Sekda Kabupaten Magelang, David Rudianto, menegaskan kondisi geografis Magelang yang dikelilingi gunung dan dialiri sungai besar menjadikannya wilayah rawan bencana seperti erupsi gunung, longsor, dan cuaca ekstrem.
"Kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan," tegasnya.
Melalui KENCANA, kecamatan berperan sebagai garda terdepan. "Jika kecamatan tangguh, maka respons awal saat bencana akan jauh lebih cepat dan terukur," ujarnya.
Tiga indikator utama:
Pemkab Magelang mengusung strategi konvergensi anggaran, pemanfaatan teknologi peringatan dini, dan pelibatan aktif masyarakat.
Acara dihadiri Forkopimda, perangkat daerah, camat se-Kabupaten Magelang, dan perwakilan Kemendagri secara daring. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan KENCANA oleh seluruh camat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Magelang