Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 JULI 2026 • 11:00 WIB

DPKUKM Banyumas Dorong Perluasan Pasar Atasi Surplus Telur

DPKUKM Banyumas Dorong Perluasan Pasar Atasi Surplus TelurMenteri Perdagangan Budi Santoso berbincang dengan pedagang telur di Pasar Manis, Purwokerto (DOK/ANTARA).

JATENG - Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas mendorong perluasan jaringan pemasaran, termasuk kerja sama antardaerah, untuk mengatasi surplus produksi yang memicu penurunan harga telur ayam di tingkat peternak.

Kepala DPKUKM Banyumas Gatot Eko Purwadi mengatakan akan berkoordinasi dengan asosiasi peternak, pelaku usaha, dan pemerintah kabupaten tetangga untuk membuka akses pasar baru.

Baca juga: Pastikan Anak-Anak didaerahnya Bisa Sekolah, Gubernur Jateng Kembali Terapkan Sekolah Gratis

"Kalau ada daerah yang kekurangan pasokan telur, nanti kita bantu komunikasikan agar distribusi bisa berjalan. Yang penting suplai dan permintaan menjadi lebih seimbang," ujarnya di Purwokerto, Rabu (1/7).

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat perdagangan antardaerah melalui skema Kerja Sama Antardaerah (KAD), khususnya dengan daerah yang masih membutuhkan pasokan telur.

Harga telur di tingkat peternak saat ini masih di kisaran Rp22.000 per kilogram, sementara Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah sebesar Rp26.500 per kg. Di tingkat pedagang pasar, harga sekitar Rp25.000 per kg.

Kepala Dinas Pertanian Banyumas Arif Sukmo Buwono mengatakan penurunan harga dipengaruhi kelebihan pasokan dan berkurangnya daya serap pasar akibat libur sekolah yang menurunkan permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Data Dinpertan Banyumas mencatat 427 peternak ayam petelur dengan populasi 566.977 ekor dan produksi telur 1.186,28 ton pada triwulan II-2026.






 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

DPKUKM Banyumas Dorong Perluasan Pasar Atasi Surplus Telur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!