JATENG - Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas menilai manajemen lalu lintas yang diterapkan selama Lebaran 2026 berhasil mengendalikan arus kendaraan, baik mudik maupun balik, yang melintasi wilayah tersebut.
"Alhamdulillah, kondisi arus Lebaran di Banyumas relatif aman dan nyaman. Kami telah menyiapkan sarana, prasarana, rekayasa lalu lintas, dan pemasangan rambu di jalur alternatif," kata Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dinhub Banyumas, Mufti Hakim, di Purwokerto, Jumat (27/3).
Baca juga: Solo Safari Gelar Safari Raya Festive Selama Libur Lebaran
Langkah yang dilakukan meliputi rekayasa arus di titik rawan macet, pemasangan rambu penunjuk arah, dan optimalisasi jalur alternatif. Hasilnya, lalu lintas cenderung landai. Meski volume kendaraan meningkat, arus masih bisa bergerak.
"Kalau pun macet, masih mengalir dan tidak separah Lebaran 2025," ujarnya.
Kepadatan sempat terjadi di Ajibarang saat arus balik akibat crossing dan hambatan samping, namun bersifat sementara dan terantisipasi.
Pemantauan dilakukan melalui ATCS dan CCTV. Seluruh personel Dinhub diterjunkan untuk mendukung kelancaran. Keberadaan jalur alternatif dan beralihnya sebagian kendaraan ke tol turut membantu efektivitas.
Mufti menyatakan akan mengevaluasi titik-titik seperti Ajibarang untuk peningkatan ke depan.
Pemudik asal Purwokerto, Ilham, yang kembali ke Jakarta dengan sepeda motor, mengakui arus Lebaran 2026 tidak sepadat tahun lalu. Ia mengapresiasi kinerja kepolisian, Kemenhub, Dishub, dan semua pihak yang terlibat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA