Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 16 MARET 2026 • 09:00 WIB

Bupati Kepahiang Belajar Teknik Panen Petik Merah ke Temanggung

Bupati Kepahiang Belajar Teknik Panen Petik Merah ke TemanggungKadis Ketahanan Pangan Temanggung, Joko Budi Nuryanto, menjelaskan kepada Bupati Kepahiang Zurdi Nata di kebun Jumo, Temanggung (Dok. Antara).

JATENG - Bupati Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Zurdi Nata, melakukan kunjungan ke Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, untuk mempelajari langsung teknik budidaya kopi yang diterapkan petani setempat, Rabu (11/2).

Ia mengakui ada perbedaan teknis antara metode budidaya di Temanggung dengan yang selama ini dijalankan di Kepahiang, terutama dari sisi penanaman, perawatan, hingga cara panen.

"Tadi saya sudah belajar banyak dengan petani di sini. Memang ada perbedaan secara teknis dari segi penanaman dan pengelolaan kopi di Temanggung dengan di Kepahiang," ujar Zurdi.

Baca juga: Perdana, Kopi Grabag Magelang Tembus Pasar Dubai

Dengan luas lahan kopi mencapai 26 ribu hektare, produksi kopi Kepahiang saat ini baru sekitar 19 ribu ton per tahun. Zurdi menilai produktivitas tersebut masih bisa ditingkatkan jika petani mulai mengadopsi metode yang lebih baik.

"Saya ingin mengedukasi warga, karena selama ini masih banyak yang konvensional. Ke depan kita coba arahkan ke cara yang lebih modern seperti yang dilakukan di Temanggung," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Temanggung, Joko Budi Nuryanto, menjelaskan bahwa secara geografis kedua daerah tidak jauh berbeda. Perbedaan utama ada pada teknik panen.

"Kami di Temanggung sudah terbiasa dengan panen petik merah, sementara di Kepahiang menurut Pak Bupati belum semuanya. Padahal selisih harganya cukup jauh, petik merah bisa di atas Rp70 ribu per kilogram, sedangkan petik hijau di kisaran Rp60 ribu," jelasnya.

Produktivitas kopi robusta dan arabika di Temanggung mencapai 2,5–3 ton kopi basah per hektare. Capaian ini didukung oleh:

  • Bibit unggul
  • Pemupukan terpadu
  • Pemangkasan rutin
  • Pengendalian hama
  • Panen petik merah
  • Pengolahan pascapanen yang baik

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Bupati Kepahiang mengembangkan kopi sebagai program unggulan daerah.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bupati Kepahiang Belajar Teknik Panen Petik Merah ke Temanggung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!