Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (Dok. Antara).
JATENG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan gerakan bersih sampah yang dimulai dari lingkungan paling kecil, sebagai tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah pada 2029.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya dalam arahan kepada seluruh OPD, BUMD, dan BLUD di Semarang, Rabu (11/2). "Sampah harus segera dieksekusi." tegasnya.
Baca juga: Resah Karena Bau Sampah, Pemkot Semarang Langsung Turunkan Alat Berat Demi Kurangi Volume Sampah
Gerakan ini terbagi dua bentuk:
"Kita turun bersama cari sampah. Efek getarannya akan dirasakan sekaligus mendidik masyarakat," ujar Luthfi.
Untuk skala besar, sejumlah wilayah telah menyiapkan tempat pengolahan sampah terpadu regional, antara lain:
Pengolahan regional ini ditargetkan mampu mengolah >1.000 ton sampah per hari. Sementara daerah yang belum bisa membangun fasilitas regional dapat menggunakan model RDF dengan kapasitas 100–200 ton per hari.
Kepala DLHK Jateng Widi Hartanto menyatakan bahwa gerakan ini tengah disiapkan dan menjadi momentum akselerasi pengelolaan sampah di daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA